dian ariyanto

Dijual 17.8 Jutaan, Ini dia Kelebihan All New Honda Scoopy 2017!

Resmi dirilis hari ini 29 Maret 2017 motor skutik terbaru besutan honda penerus Scoopy eSP, yakni All New Honda Scoopy 2017 yang menggunakan velg 12 inch tapak lebar. Imut pisan oi!!

All new scoopy 2017
Sumber : kobayogas.com
Setelah sebelumnya mendapat bocoran tentang All New Honda Scoopy ini, ternyata setelah rilis tidak meleset seperti dugaan para pawang sebelumnya. Hampir semua dugaan pas! Nah, sekarang mari kita simak bersama kelebihan All New Honda Scoopy 2017 dibanding versi sebelumnya. Cekidot!

  1. Velg berukuran 12″ban dan velg lebarban depan 100/90/12 dengan ban belakang 110/90/12
  2. Lampu depan LED terpisahSpeedometer besar dengan dua cluster dan semi digital
  3. Tersedia power outlet alias socket charger di dalam kantung kiri kaya PCX/ Aerox
  4. Rim valve alias pentil akan berbentuk bengkok
  5. Kemungkinan ada Eco mode indicator
  6. Remote yang terdiri dari alarm dan answer back kaya PCX

Nah, gimana menggiurkan? Salah satu fitur yang bakal berguna bagi para pemuda kekinian menurut saya adalah di Power Outlet yang bisa dipakai buat ngecas HP :mrgreen: ahihihi..

Harga ALL NEW SCOOPY 2017 VELG 12

Seperti di kutip dari Kobayogas “AHM menjual skutik retro ini dengan harga mulai dari Rp 17,8juta dengan 8 pilihan warna dan tiga Varian, sporty, stylish dan playfull” kita tunggu saja kabar selanjutnya untuk info varian lain.

Bagaimana menurut kalian?

dian ariyanto

Bule Ini Pakai Tas Anting yang Biasa dipakai Ibu – Ibu Belanja Kepasar

Pride to be Local Brand Ambasador! Ungkapan yang tepat untuk bule ini. Seorang bule menggunakan tas rajut yang biasa dipakai ibu saya ke pasar, tas handmade yang makin kesini makin jarang yang memakainya.

Bule aja bangga lho pakai produk Indonesia? Kita bagaimana?

Terlihat bule wanita tersebut bangga membawa tas tersebut bahkan sampai di bawa kafe ternama. Indonesia yang memiliki berbagai macam suku & budaya yang ada sebenarnya memiliki peluang yang cukup besar untuk menggempur pasar dunia dengan produk – produk lokalnya yang berbagai macam dan rupa.

Seorang turis wanita menggunakan tas handmade asli Indonesia.

Ada banyak sekali macam dan ukuran dari tas “Anting” begitulah ibu saya menyebutnya. Tas model ini banyak dijual di pasar – pasar tradisional indonesia dengan harga yang bervariasi, mulai dari 20ribu rupiah saja!

Seiring berkembangnya jaman, dan makin maraknya jual beli online. Ada UKM yang memanfaatkan momen ini untuk memasarkan produk lokalnya ke seluruh Indonesia. Tindakan yang patut di contoh supaya produk lokal tidak hilang dan mati di telan zaman. Bukan tidak mungkin lho kalau tas “anting” menjadi go Internasional? Buktinya bisa di lihat dari foto diatas, kan? Hehehe…

Apa produk lokal yang ada di sekitar Anda?

Pranala luar :

  1. http://m.olx.co.id/iklan/tas-anting-pasar-IDlxHAk.html
dian ariyanto

Pacar atau Motor? Seiring Sesayang dan Susah Dipisahkan

Penghobi otomotif yang lebih bahagia naik motor daripada naik pacar kendaraan lain biaaanya akan gelagepan jika diminta untuk memilih antara Motor atau Pacar? Hal ini karena keduanya memanglah sulit untuk dipilih salah satu, maunya ya motor ya cewek.

Coba kalau pilih salah satu, pilih motor misalnya. Gak bosen apa touring kemana – mana boncengin jas hujan melulu?


Bersyukur saya punya istri yang nggak pernah nolak diajak touring, malah kadang ngambek kalau nggak diajak touring. You khow lah, terkadang laki butuh sekali waktu khusus bersama sesama laki yang sehobi.

Motor itu suatu kebanggaan ya, buat saya. Bukan soal berapa harganya, tahunnya, sport / klasiknya, dll. Saya sendiri termasuk tipe yang susah move on kalau sama motor, apalagi kalau tuh motor udah terlalu banyak moment yang di jalani berdua. Ciyee berdua sama motor :mrgreen:

Adalah Honda Tiger lawas lansiran tahun 1995 yang menjadi motor kesayangan saya setelah Honda GL100 tahun 1982, entah kenapa saya sudah terlanjur mantep sama mesin GL seris. Khusus Honda Tiger, saya merasa motor ini sesuatu banget karena terbeli dari hasil nabung sedikit demi sedikit jaman kuliah dulu. Pagi kuliah sampai siang, sore kerja sampai malam dan begitu seterusnya alhamdulillah berhasil meminang motor idaman pakek keringat sendiri. Meskipun bukan Honda Jazz seperti yang di dapat oleh teman2 blogger lainnya, setidaknya Honda tiger ini bisa menjadi kebanggaan saat dijalan. (Padahal gak ada yang peduli)

Diluar sana, banyak cewek yang gak suka naik motor. Ya panas lah, takut item lah, apalah – apalah, tapi ada lho cewek yang suka banget diajak panas – panasan debu – debuan dijalanan? Salah satunya istri saya, hehehe.. Jadi, buat rekan – rekan penggila motor yang masih sendiri aja sampai sekarang touring hanya boncengin jas hujan. Jangan patah arang bro! Buat apa punya cewek tapi ndak bisa menerima hobi kita?

Jadi pilih mana? Pacar atau Motor?